Aku tidak tahan untuk tidak menuliskannya. Disela-sela kesibukanku yang semakin padat. Deadline tesis & jadwal yang bertumpuk. Tak lain tak bukan karena ini tentangnya, masih tentangnya, dan akan selalu tentangnya. 1212 adalah angka istimewa bagi kami. 4 x 365 sudah terlewati, apa yang menyebabkannya istimewa, tentu saja karena tahun ini adalah kabisat. Semoga dia juga mengingatnya.
Karena ini tahun kabisat
juga, aku akan mengingatnya 2 hari. Banyak peristiwa yang terjadi, tanpanya. Tapi
apa yang telah diajarkannya padaku selama ini mampu membuatku untuk tetap
berdiri. Apa yang telah diberikannya padaku, tak kan pernah membuatku merasa
sendiri. Karena ini tahun ke-2 juga kami melewati angka istimewa ini ditempat
yang berbeda, itu tak kan merubah kesakralannya.
Masih dengan musik
latar yang dulu sering kami dengarkan. Musik yang mengalun bersama kenangan,
bersama setiap langkah yang kami lewati disetiap masa. Suka, duka, canda, dan
semua yang pernah terjadi selalu mengisi hari-hariku disini. Karena aku yang memutuskan
untuk tetap berada disini, ditempat yang sama, agar kisah itu tidak hilang.
Tidak, saat ini adalah
yang paling sendu. Saat ini adalah klimaks dimana aku sangat merindukannya. Semoga
dia juga merasakan hal yang sama. Kami, berjuang dijalan masing-masing, dengan
tujuan masing-masing, namun untuk sebuah pencapaian yang sama, harapan yang
sama, dan doa yang sama.
Aku tidak bisa
menghentikan jariku untuk terus menceritakan tentangnya. Padahal hari ini
bertepatan dengan pengumpulan naskah tesis dan aku harus segera ke kampus
perjuangan. Ah, tapi ini adalah prioritas, akan selalu ada waktu untuknya,
untuk kami. Karena aku tak mungkin berada disini jika bukan karenanya juga. Terimakasih
sudah menjadi penyemangatku.
Dan lagi, setiap waktu
yang dia kisahkan, mendewasakanku dalam menghadapi setiap persoalan. membuatku
untuk tetap menatap langit tanpa meninggalkan pijakan kaki di bumi. Engkaulah inspirasi
pagi-ku, kau adalah doa dikala senja, dan mimpi-mimpi dikala malam tiba. Kisah kami,
seperti rangkaian sajak el Rumi, atau gibran yang kukagumi. Selalu ada harapan
mesra di setiap baitnya.
Aku dan engkau, berada
dibawah langit yang sama meskipun terkadang berbanding terbalik dengan ramalan
cuaca. Masih, pijakan kita tetap sama meskipun terkadang bumi-mu lebih basah. Dan,
kau lebih tersamarkan embun daripadaku. Karena itulah, mendung dan hujan adalah
sebuah kemesraan tersendiri bagiku. Mungkin bayanganmu terlihat lebih jelas
jika dunia ini semakin abu-abu. Aku suka dengan semua itu.
Kami, sebuah cerita
dari negeri awan yang tak pernah terlupakan. Aku mencatatnya dalam setiap
garis-garis notasi yang terdiri dari perpaduan angka. Kau adalah algoritma yang
mampu mendefinisikan setiap pemodelan dalam sistemku. Ya, terimakasih karena
selalu mengertiku, bersabar untukku, berhati bijak denganku. Dimanapun kau
berada, I’m still here for you.
Surabaya, 111213 06:56
AM
AeC
Keren sekali tulisanya, membuatku merinding dan speechles..
BalasHapusAna muhibbak ya khatibatiy...
terimakasih karena selalu ada untukku... :)
HapusLas Vegas: Casinos, shows, entertainment, comedy, and more - KTNV
BalasHapusand casinos 제주도 출장안마 on Fremont 고양 출장샵 Street, the iconic Fremont Street Experience near 세종특별자치 출장안마 Fremont Street Station is 제주 출장안마 where many artists gather to celebrate their 구미 출장샵 40th birthday.