Langsung ke konten utama

Pejuang Mie Rebus

Kali ini sedikit mencoba mencari inspirasi lain. dengan ditemani segelas kopi dan juga lagu dari komputer sebelah. :)
Ya, tak banyak cerita yang mengawali perjalananku disini. Dengan teman-teman seatap yang memiliki banyak karakteristik masing-masing. Pun aku juga menyadari keunikan-keunikan yang sering mereka tunjukkan. Sedikit saja kuceritakan tentang para sahabat kecilku ini.



Oke, kita mulai. Yang paling ujung kiri dianugerahi nama Tria. Dikenal sebagai seorang pekerja keras (kuat naik turun tangga kost-an berpuluh2 kali dalam sehari), rajin belajar (betah semalam suntuk gak keluar dari kamar), dan juga pinter nyanyi (di dalam kamar mandi sampai di depan meja setrika). Haha, at least Tria adalah sosok kawan yang loyal pada teman, berdedikasi tinggi, seorang penikmat buku (juga laptop). Tergila-gila dengan lagu&film Korea, termasuk bisa nirukan gaya boyband-nya :D. Di sisi lain, dia suka film kartun yang kekanak-kanakan. Dalam pergaulan seatap kami, dia memposisikan diri sebagai seorang yang netral, berusaha untuk tidak memihak siapapun, menikmati setiap waktunya dengan kegiatan-kegiatan&asik dengan dirinya sendiri. Oke cukup.

Selanjutnya ada Dwi, seorang yang... mmm... gimana yaa... sulit untuk dijelaskan kepribadiannya. Terkadang baik, terkadang netral, terkadang juga memerankan sikap antagonis yang cenderung apatis. Well, setiap penghuni kost pasti pernah membuat masalah dengannya minimal berawal dari tempat jemuran pakaian. Seorang yang kami kenal sangat ceroboh, meskipun sudah menyandang gelar dokter, haha. Sikapnya yang kadang childist membuat dia selalu diperlakukan seenaknya. Ya ya ya, berbagai tragedi kadang terjadi, mulai dari hal sepele sampai masalah yang kompleks. Tak terkecuali akupun sempat menaruh kecurigaan gara2 barang2ku mulai punya kaki dan berjalan sendiri meninggalkan tempatnya. Maklum, kami mendakwa dia sebagai seorang yang memiliki bakat terpendam (klepto). Prahara yang sering terjadi adalah hilangnya jas almamater dari dalam lemari pakaian, atau hilangnya kaos dalam dari jemuran belakang. Entahlah, kebiasaan anak kost memang memindahkan jemuran yang telah kering ke meja setrika, itu tak jadi masalah kalau saja salah satu pakaian itu tidak melekat erat di tubuhnya si dwi’. Hahaha atau,  dia sadar atau tidak, sepulang kuliah  langsung lompat dikasurnya mbak kost, dengan kondisi kaki yang tidak ter-sterilisasi (alias belum dicuci), alhasil sprei kasur jadi ada stempel kakinya. Pun dia pergi dengan polosnya dan meninggalkan anak kost yang lain melongo, sungguh pribadi yang aneh (padahal sudah mahasiswa).

Oke then, Anggit, uasli Tuban. Hehehe. Akan banyak cerita kalau membahas tentang anak 1 ini, karena dia tidak bisa dipisahkan dari temannya Selvi&Vivi, kami menyebutnya “Trio Tuban”. Disisi lain, Anggit adalah seorang yang pendiam. Pendiam dalam arti sebenarnya, termasuk waktu tidur dan makan. Tapi ramenya gak pake alarm, disetiap waktu dia bisa saja mengagetkan tetangga kamarnya gara2 yelling sesuatu yang tak bisa kumengerti (kebetulan kamarnya mepet tembok kamarku). Di sisi lain juga, dia adalah seorang yang kalem, dan baik pada sesama teman. Selalu tidak bisa menolak jika temannya minta bantuan. Selain itu juga rajin memasak (kalau saja kompor tidak rusak), hehe harus kuakui dia calon istri yang baik. 

Next, ada Novi, kami menyebutnya “Sang Biduan”. Bukan tanpa alasan kami menyebutnya seperti itu, karena memang dia memiliki pribadi yang unik. Lulusan dari sekolah agama yang menyebut dirinya preman. haha suka berjoget ria, bahkan saat ada pengamen di depan kost, dia pun tak segan untuk menggoyangkan badannya minimal muter jempol, juga tergila-gila dengan orkes dangdut di desanya. Pacarnya (baca : mantan), kami kenal dengan nama BH (bukan nama sebenarnya), adalah seorang yang tak kenal lelah mengejar cintanya si Novi. Kalau saja ada yang mengangkat kisah cintanya dalam bentuk novel pasti jadi bagus. Cinta segitiga Novi-BH-Dukun Kriwul. Hahaha (kalau ini aku mengarang sendiri). Karena saat ini, ketiganya sedang terlibat kasus percintaan 3 dimensi yang belum jelas arah&tujuannya. Terlepas dari itu semua, Novi adalah sosok pribadi yang melankolis, baik pada teman, juga perhatian pada anak kost yang lain. Meskipun agak slebor, sedikit. Kalau pas lagi ulang tahun, pastilah si Novi yang paling punya cerita seru, karena dia selalu yang jadi bulan-bulanan. Tahun ini, dia dibekap dengan sarung dan diseret keluar, lalu diguyur dengan air campur koya soto, bahkan pernah diguyur dengan susu ovalt*ne kadaluarsa. Haha Cerita yang lucu sekaligus menarik untuk dicatat. :D

Selvi, nah ini dia. Aktor utama kita. Sang penentu kapan waktu itu harus dicatat, kapan momen itu harus diabadikan. Sosok yang rame, slebor banget, dan apa adanya. Semua agenda pada waktu ulang tahun selalu tak lepas dari skenario usilnya. Kalau bicara tak terkontrol, baik volume ataupun intonasinya. Dia juga merupakan “Boss Gang” trio Tuban. Selalu jadi trend setter diantara teman2nya, provokator dalam setiap keadaan, juga selalu melakukan sesuatu sekenanya.  Pagi-pagi, kalaupun ada suara teriak2 pastilah si Selvi sedang mengudara, mungkin dia cocok sebagai seorang entertainer (bisa menghibur dengan gayanya yang kocak). Suka mengomentari sesuatu dengan argumen aneh2nya, dia terlahir sebagai seorang yang kreatif sekaligus kritis dengan keadaan sekitar. Tapi suatu waktu juga, bisa menjadikan dirinya berpenampilan feminim, itu adalah kelebihannya (aku malah curiga kalau dia punya kepribadian ganda) :D.

Lalu, selanjutnya ada Bu Ustadzah, Zahro. Kenapa begitu? Karena dia yang selalu terlihat tertutup, pendiam, penyabar, bahkan saat digodain dengan anak kost yang lain. Satu hal yang unik dari anak satu ini adalah, setiap kali ke kamar mandi selalu pakai jilbab, sampe anak2 yang lain mengatainya “Just for My Husband”. Trus betah melek sampe malem, ngerjakan tugas, belajar, atau sekedar maen2 dengan sesuatu yang mengasikkan dirinya. Posisi tidurpun jadi tak masalah, dia bisa tidur dengan posisi apapun, duduk, bersandar, melungker didepan laptop atau yang lain. Seorang yang bekerja keras, dan selalu bersemangat demi cita-citanya. Organisatoris, juga seorang yang memiliki kemauan tinggi dalam berbagai hal. Satu hal yang paling kuingat adalah, kebiasaan belajarnya yang terkadang dia menggunakan stangan leher (merah putih)  sebagai ikat kepala, dia bilang supaya semangat. Haha thats the Youth Spirit. Semangat selalu ya Zahro.

Nah terakhir ada Ika. Seorang yang paling slebor diantara kita. Yang paling sering godain Zahro, Novi, Tria, dan lain-lain. Memiliki kepribadian fluktuatif, diantara yang lain dia yang paling kentara. Tahap-tahap peralihannya menuju kedewasaan membuatnya sering berada dalam posisi yang rawan. Hehe selebihnya, dia adalah seorang yang loyal dan berani mengambil resiko. Juga teman yang baik&bisa diajak berpendapat. 

Selain itu ada lagi, Vivi yang belum sempat tersebut diawal. Dia adalah yang paling kontroversial diantara yang lain. Ditahun awalnya jadi penghuni kost, sudah pernah membuat masalah dengan sang empu kost. Sudahlah, anggap saja itu adalah jalanmu untuk menuju kedewasaan. Tak ada yang salah dengan apa yang kau alami&yang kau lakukan. Suka berbuat semaunya sendiri. Yaa satu hal yang paling kuingat adalah, dia selalu tergesa-gesa saat mau berangkat ke kampus, dan terpaksa akhirnya harus mengorbankan teman yang lain (disuruhnya menyetrika-kan pakaiannya sementara dia sendiri mandi). Tidak disiplin waktu sehingga sering keteteran sendiri. Cepat menyimpulkan sesuatu padahal belum tentu benar adanya. Dan sering berprasangka terhadap orang lain. Biarlah, sejalan dengan usianya yang terus bertambah, dia akan dewasa.

Ada lagi yang tak tersebut, kami menyebutnya “Dukun Kriwul” (sebenarnya ini adalah nama pemberian dari Novi). Tepatnya anak bu kost, dulu kami menyebutnya “Nardji” karena sering nyanyi lagunya Nidji dengan nada yang gak pas. Sering keranjingan dengan maen sms di HP anak kost, tak ada satupun yang terlewat, hampir semua pernah jadi korban sms-nya. Juga seorang yang paling kontroversial, dulu pernah karena dia saking ngefans-nya dengan naruto, tiap sudut rumahnya ditempeli lambang clan uchiha, trus lagi pas ngefans dengan crows zero (judul film Jepang), potongannya dimodel sama dengan pemeran utama dalam film itu, si Genji Takiya, dengan gaya kuncit belakang kaya’samurai2. Hadeh hadeh.... diluar kebiasaannya, manasin motor di depan kamarku, yang kadang suaranya jadi polusi tersendiri, atau asapnya yang tanpa permisi masuk lewat jendela. Oke-oke bang, sudah ya kenalan dengan skuternya. 

Yap lengkap sudah... ini adalah sedikit cerita tetang teman-teman seperjuanganku di kota pahlawan sekaligus kota perjuangan. Merupakan langkah awal dimana aku mengukir setiap mimpiku, disini, bersama mereka. Banyak inspirasi yang kudapatkan dari mereka, banyak waktu berharga bersama mereka, dan banyak cerita yang bisa tertuang karena mereka. Kenapa Pejuang Mie Rebus, ya, karena kami sering membuat Mie bersama, nyeduh bersama, ngopi&cangkrukan bareng di depan TV, sambil bercerita kisah masing-masing yang terkadang gak nyambung satu sama lain. tapi semua itu terasa asik, dan menyenangkan. Intinya, kami menikmatinya bersama. Terimakasih, karena menjadi salah satu aktor utama dalam perjalanan ku, disini. Sukses semuanya :D

Komentar